Pembuatan Sulaman bordir keranjang dengan motif khas tradisional diberikan kepada puluhan perempuan pengrajin di wilayah Kabupaten Agam Sumatra Barat. Program pelatihan kriya tekstil bernilai seni tinggi ini diselenggarakan guna memperkuat keterampilan kerajinan tangan lokal sekaligus melestarikan motif hias warisan Minangkabau yang indah. Sulaman bordir keranjang memiliki keunikan berupa tekstur benang timbul yang membentuk pola menyerupai anyaman keranjang yang sangat rumit dan elegan. Para peserta pelatihan mengikuti setiap tahapan pembuatan kerajinan ini dengan penuh fokus.
Instruktur ahli yang dihadirkan mengajari para peserta teknik dasar penusukan benang emas dan sutra pada kain dasar menggunakan peralatan bordir tradisional yang presisi. Ketelitian, kesabaran, serta kejelian mata menjadi kunci utama untuk menghasilkan rajutan bordir yang rapi, padat, serta memiliki proporsi estetika yang sempurna. Hasil karya sulaman ini sangat anggun jika diaplikasikan pada busana adat, kain mukena, serta selendang tradisional khas Sumatra Barat. Keterampilan kriya tangan ini menjadi modal berharga bagi pengrajin wanita.
Inisiatif penyelenggaraan pelatihan kriya hias benang ini terbukti mampu membangkitkan semangat kewirausahaan mandiri di kalangan wanita pedesaan Kabupaten Agam. Produk kain bordir hias buatan tangan peserta pelatihan kini mulai dilirik oleh para perancang busana muslim terkemuka di Indonesia karena keunikan teksturnya. Pemasaran secara daring juga mulai diajarkan agar hasil karya kriya wanita Agam ini dapat langsung menjangkau calon pembeli dari berbagai daerah tanpa perantara. Sektor ekonomi kreatif berbasis wanita pun berkembang sangat pesat.
Pemerintah Kabupaten Agam berkomitmen penuh untuk terus memfasilitasi partisipasi para pengrajin sulaman bordir dalam berbagai ajang pameran kerajinan tingkat nasional. Pembentukan koperasi pengrajin juga didorong agar para wanita pembuat kerajinan kain dapat memperoleh bahan baku benang berkualitas tinggi dengan harga yang lebih terjangkau. Sinergi antara pemerintah daerah dan pengrajin lokal ini diyakini mampu menjaga keberlangsungan industri kriya tradisional Sumatra Barat. Kerajinan tangan lokal ini kian dikenal luas secara nasional.
Melalui keberlanjutan program pelatihan seni hias benang ini, warisan kriya tekstil khas Minangkabau dipastikan akan tetap terlindungi dari bahaya kepunahan seni. Generasi muda wanita Agam kini memiliki keterampilan bernilai ekonomis tinggi yang dapat dikerjakan tanpa harus meninggalkan peran penting mereka di dalam rumah tangga. Keindahan motif hias timbul ini akan terus memikat hati para pencinta kain tradisional nusantara sepanjang masa. Keterampilan pembuatan sulaman bordir keranjang ini membanggakan seluruh warga Kabupaten Agam.
