Pemerintah Kabupaten Agam di Sumatra Barat mengambil langkah cepat untuk mengamankan kawasan resapan air pegunungan demi menjamin ketersediaan air minum warga selama iklim kemarau berlangsung. Berbagai upaya penyelamatan sumber air bersih dilakukan lewat penanaman ribuan bibit pohon penyerap air di sekitar mata air serta pembersihan saluran selokan dari limbah rumah tangga. Langkah konservasi ini melibatkan seluruh elemen masyarakat adat, pemuda karang taruna, dan dinas lingkungan hidup secara gotong royong di seluruh kecamatan.
Pemasangan pagar pengaman dan pembuatan kolam penampungan air bersih berteknologi saringan pasir alami dibangun di titik-titik lokasi sumber mata air utama warga. Melalui upaya penyelamatan sumber daya air yang terstruktur ini, debit air bersih yang mengalir ke jaringan pipa PDAM dan sumur-sumur warga di Kabupaten Agam tetap bertahan stabil dan aman dari pencemaran. Masyarakat pedesaan dapat menikmati pasokan air minum yang jernih dan sehat untuk kebutuhan sanitasi serta konsumsi keluarga setiap hari tanpa rasa khawatir.
Dinas Kesehatan Kabupaten Agam secara rutin melakukan pengujian kualitas air pada fasilitas penampungan air warga guna memastikannya bebas dari bakteri dan kandungan zat kimia berbahaya. Keberhasilan upaya penyelamatan sumber air bersih ini mencegah terjadinya krisis air minum dan wabah penyakit yang sering kali mengancam kawasan pemukiman warga saat iklim panas ekstrem tiba. Edukasi hemat air terus disampaikan melalui tempat-tempat ibadah dan sekolah agar warga makin bijak dalam memanfaatkan air bersih di rumah tangga.
Masyarakat Nagari di Kabupaten Agam menyambut penuh semangat gerakan gotong royong menjaga kelestarian sumber mata air pegunungan yang menjadi urat nadi kehidupan mereka ini. Hukum adat nagari yang memberlakukan sanksi tegas bagi siapa pun yang menebang pohon di sekitar area mata air terbukti sangat efektif menjaga kerapian hutan konservasi. Kesadaran tinggi masyarakat adat Agam dalam menghargai alam menjadi teladan nyata pentingnya pelestarian lingkungan hidup berbasis kearifan lokal.
Pemerintah Kabupaten Agam berkomitmen untuk terus memperluas wilayah pembebasan lahan konservasi mata air dan memodernisasi jaringan perpipaan air minum warga hingga ke pelosok desa terpencil. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga adat nagari akan terus dipelihara sebagai fondasi utama menjaga kelestarian alam dan sumber daya air daerah. Agam siap menjadi percontohan kabupaten di Indonesia yang sukses mengamankan pasokan air bersih warganya secara mandiri, hijau, dan berkelanjutan.
